NAMANYA JUGA MANUSIA ... KADANG SUKA LUPA

Source : https://gemstatepatriot.com/blog/moral-ethical-values/


Menurut kamu, seberapa penting sih jaga etika dan tata krama berkomunikasi dengan teman sebaya, berkomunikasi dengan orang yang lebih muda bahkan yang lebih tua dari diri kalian ?

Jawaban terbanyak dan bisa jadi ini adalah jawaban yang terbaik, Sangat Penting .
Hampir semua orang kalo ditanya beginian ya jawabnya pasti sangat penting.
Moral dan etika dalam berbicara serta berkomunikasi dengan orang lain yang menjadi lawan bicara kita tentu sudah diajarkan di lingkup keluarga, lingkup sekolah lalu meluas ke lingkup lainnya.

Seiring berkembangnya zaman, entah itu dikarenakan dampak dari beberapa aspek yang ada di lingkungan kita, moral, etika dan tata krama pelan-pelan mulai mengalami penurunan. 
Banyak sih alasan kenapa sekarang orang-orang kalo ngomong suka gak pake etika. Bahkan mungkin kekesalan orang yang diajak bicara itu bisa mengutarakan kata seperti .....

"Ah gila, mulutnya gak bisa di kontrol tuh ..."
"Duh kalo ngomong suka gak pake rahang ya ...."
"Mulutnya duhhhhh kayak gak pernah disekolahin ya..."

yang di atas itu sih ilustrasi aja yaa, beberapa tanggapan yang kadang suka keluar dari orang yang kesal sama lawan bicaranya yang suka uncontrol. Kira-kira enak gak sih kalo udah denger respon orang sampe bilang kayak gitu ?

Yang lagi geger-gegernya juga nih, umumnya ya, aku ngambil contoh kasus yang umum aja, coba deh perhatiin di sekeliling kalian. Masih sering gak sih ketemu sama orang yang kebetulan nih bisa dibilang intensitas berkomunikasinya jauh lebih sering dengan kalian sehari-hari bahkan tiap hari, tapi mereka itu suka lupa .....

- lupa caranya minta tolong -
- lupa caranya minta maaf-
- lupa caranya berterima kasih -

Detailnya, kita bahas satu-satu ajaa yukk.

1. LUPA CARANYA MINTA TOLONG

Jadi si partner kita ini pas lagi ngobrol atau berkomunikasi lah, jarang banget pake kata "minta tolong" . Frekuensi jarang di sini bukan berarti gak pernah sama sekali ya, dia pernah bilang tapi intenistasnya gak selalu. 

contoh kasusnya : 
(ini yang biasanya terjadi di usia yang sebaya/setara, tapi kadang ada sih yang ngomong sama orang yang usianya terpaut lebih tua di atas kita)
"cuy ambilin itu sih ..."
"eh nanti kalo lo ada duit beliin gua makanan ya"
"ruangan gua beresin ya , buru-buru nih gua"

efek yang dirasakan :
Kalo masih awal sih I think It's okay lah , santai . Namanya juga kawan kan masa iya sih dibilang gitu aja sensi . Tapi coba deh pikir ulang, kalo dia kebiasaan kayak gitu ke kita, apa yang akan terjadi dalam waktu jangka panjang ? 
Lama-kelamaan, behave nya sedikit bossy ya, terus mulai bertindak lebih otoriter.

yang perlu diingat, kita minta tolong sama rekan kita, artinya kita minta bantuan tenaga dan jasanya untuk menuhin apa yang kita butuhin . Setidaknya ada lah rasa gak enak nya sedikit gitu dan alangkah baiknya sebagai sesama manusia yang punya etika, bicaralah diawali dengan permohonan tolong, bisa dikemas dengan bahasa yang santai misalnya,

"Cuy, gue minta tolong dong matiin AC nya, dingin"
"Kak/Mbak, minta tolong sebentar draftnya dikirim ke email ya"

Nah, bisa bandingin perbedaannya dimana ? 

"tapi tapi kalo kita ngomong gitu ke temen kaku amat yakkk"

Gak ada istilah kaku sih, mungkin kalian yang beranggapan kayak di atas barusan tandanya belum terbiasa pake bahasa yang bermoral. Jadi think smart sedikit lah ketika berbicara.

2. LUPA CARANYA MINTA MAAF

Ini sih sinonimnya GENGSI mau minta maaf sampe lupa kadangan.
contoh kasusnya banyak sih dan umumnya berlaku ketika kita lagi berdebat atau bertukar pikiran dan coba untuk klarifikasi sebuah fakta, sayangnya kebenaran ada di pihak kita. 
Pada akhirnya, lawan bicara kita merasa dirinya salah tapi enggan untuk minta maaf .

"loh kenapa ? kan udah jelas dia salah, tapi kenapa minta maaf aja gak mau ?"

Intinya sih dia malu sama dirinya, udah debat panjang lebar, udah coba kulik-kulik argumen untuk memperkuat alasan yang jadi perdebatan tadi ternyata argumen yang dia utarakan gak cukup kuat plus dibumbuin rasa gak terima kalau ternyata dia salah. Akhirnya apa ? karena dia malu untuk mengakui dirinya salah, dirinya jadi agak sedikit emosional (agak sensi gituu sih dan kadang berubah nyolot).

kenapa sih masih sulit banget bilang maaf gitu ? 
Maaf juga gak akan nurunin derajat diri kalian kok .

2. LUPA CARANYA BERTERIMA KASIH

Ini sih sering banget terjadi . Seriiiiinggg banget hehehe
apalagi di dunia digital ya . Gak juga sih, di dunia nyata juga sering kejadian.

contoh kasusnya simple.
Jadi si rekan kita itu mau memperoleh informasi dari kita dengan bertanya. Sopan sih nanya nya. Kadang say Hi how are you blablabla dulu via direct message semua akun sosial media. 
Ketika informasi sudah mendarat dengan baik untuk dia, udah dia pegi gitu aja. Di read tanpa ada balasan apapun.

Untuk sebagian orang merasa ah santai aja, udah biasa dan mungkin emang gitu orangnya.
Tapi untuk sebagian orang lainnya menganggap tindakan yang dilakukan tadi immoral sekali.
Emang sih kita berbuat baik sama orang lain gak mengaharapkan imbalan, tapi coba belajar untuk menghargai bantuan dari orang lain. Bilang terima kasih itu gak sulit kok, gak buat bibir kering kok, gak buat suara hilang juga kok.


Berbuat baik dengan sesama kita memang gak perlu ditunjukin secara terang-terangan, tapi ....
bukankah kita sudah diajarkan untuk bertutur kata pakai etika ?
coba kasih waktu diri kalian untuk berpikir sejenak.
Banyak orang yang ingin kualitas dirinya lebih baik dan lebih baik lagi tapi faktanya setelah diaplikasikan ke realita, masih banyak yang harus dibenahi dan masih banyak juga yang susah untuk sadar diri.
Maklum sih, namanya juga manusia , kadang suka lupa . Makanya disini gunanya sharing untuk saling mengingatkan.

"
Perlu diingat bahwa kita dan sesama itu hidup saling membutuhkan.
Cobalah untuk bangun diri kalian dengan cara yang elegan.
Bukan kaku ya,
Tapi lebih sopan dalam bertata krama.
Dampaknya gak akan langsung keliatan, tapi nanti ....
Jadilah bagian dari orang yang menjunjung tinggi etika saat berkomunikasi
karena membuat orang yang diajak bicara merasa sangat dihargai 
adalah
salah satu bentuk tertinggi dari kualitas diri

"

Comments

Popular Posts